Museum Ne' Gandeng

 about-img
Objek wisata ini terletak di Desa Palangi, Kecamatan Sa’da Balusu. Tempat ini awalnya merupakan tempat pelaksanaan prosesi pemakaman Ne’ Gandeng pada tahun 1994. Kemudian beberapa rumah adat pun dibangun di sekitarnya dan menjadi sebuah objek wisata. Selain itu, kawasan ini juga sering dijadikan tempat untuk mengadakan acara serupa oleh keturunannya. Museum Nek Gandeng terletak di lembang Palangi’, kecamatan Balusu. Dari Rantepao berjarak 5 km dengan jarak tempuh sekiyar 15 menit. Nek Gandeng adalah salah satu tokoh masyarakat di wilayah Malakiri yang pada saat itu adalah hakim adat yang disegani. Ia terkenal gigih dan pekerja keras, termasuk dalam hal melestarikan budaya Toraja. Museum ini awalnya dibangun sebagai bentuk penghormatan kepada Nek Gandeng yang dinilai telah memberikan kontribusi yang besar kepada keluarga dan masyarakat setempat.

Selain itu, museum ini juga bertujuan sebagai sarana untuk memberitahukan dan menyebarkan pengetahuan tentang budaya Toraja kepada masyarakat umum. Namun seiring perkembangan, museum ini kini juga telah menjadi sebuah objek wisata. Kompleks museum Nek Gandeng terdiri dari beberapa bangunan dengan gaya arsitektur tongkonan. Di bagian belakang museum terdapat sebuah taman luas dengan beragam jenis pepohonan. Selain sebagai objek wisata, kompleks ini juga merupakan tempat untuk melaksanakan upacara adat. Di sini terdapat beberapa simbuang (menhir) dengan ukuran yang berbeda-beda. Menhir-menhir ini merupakan kumpulan dari beberapa upacara pemakaman yang telah dilaksanakan di tempat ini. Beberapa koleksi lain dari museum ini adalah patung Nek Gandeng, patung kerbau, dan gong. Selain berfungsi sebagai museum secara umum, tempat yang dikelola oleh keluarga besar Nek Gandeng ini juga bisa dijadikan sebagai tempat pertemuan atau acara-acara yang bisa menampung ratusan peserta.

Narasumber : Dra. Ec. Tri Asih, MM, Jeany Pongressa Pasulu, S. Psi
Penyusun : Bartholomeus Saalino, SE, Agustus Milka Mettuka’
Lokasi : lembang Palangi’, kecamatan Balusu
Jarak Tempuh : 5 km dari kota Rantepao Waktu Tempuh : sekitar 15 menit
Batas Objek : tanah kosong (Utara), jalan raya (Selatan, Timur), pemukiman (Barat)
Fasilitas : ruang pertemuan (kapasitas 200-400 orang), penginapan(12 kamar tongkonan, 2 kamar paviliun, 4 kamar standar), café, sekolah TK, toilet, tempat parkir, lumbung