Menyapa Lukisan Alam di Jalur "Fun Trekking" Kapalapitu - Denpina

 about-img
Jumat, 12 Desember 2025 pkl 09.00, mendung di langit Kapalapitu seolah memanggil para peserta Fun Trekking, untuk segera bergegas.
Sesekali rintik hujan menemani perjalanan  peserta, cuaca Desember kala itu sangat bersahabat untuk segera mengawali langkah "jejak petualang" rute Kapalapitu-Denpina.


Turut serta Ketua Bhayangkari Cabang Toraja Utara, Ny. Indah Luckyto, bersama Sekcam Denpina , anggota Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), serta masyarakat umum dalam kegiatan fun trekking yang diikuti oleh 25 orang peserta.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pengembangan pariwisata berbasis alam dan budaya, sekaligus mempererat sinergi antara unsur organisasi , pelaku pariwisata, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Kehadiran Ketua Bhayangkari Cabang Toraja Utara memberikan dukungan moril terhadap kegiatan pariwisata berkelanjutan, sementara keterlibatan anggota HPI berperan dalam memberikan penjelasan dan pendampingan selama perjalanan. Disbudpar turut hadir sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam mempromosikan destinasi lokal, serta masyarakat umum berpartisipasi aktif sebagai pelaku sekaligus penerima manfaat dari pengembangan wisata daerah.

Melalui kegiatan fun trekking ini, diharapkan terbangun kebersamaan, semangat kolaborasi, serta meningkatnya kesadaran bersama akan potensi alam dan budaya Toraja Utara sebagai daya tarik wisata yang bernilai dan berkelanjutan.

Keindahan alam Toraja yang begitu memukau merupakan alasan utama untuk mengagendakan Fun Trekking dalam rangkaian kegiatan Toraja Highland Festival yang bertemakan ”Taste of Toraja” tahun ini. 


Fun trekking  kali ini menempuh jalur alam yang menyuguhkan panorama khas Toraja, sekaligus menjadi sarana edukasi mengenai potensi wisata, kearifan lokal, serta pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, menyusuri lembah, sawah dan jalan setapak,  rute  Kapalapitu-Denpina berujung di sebuah desa nan indah bak surga yang bepijak di Bumi Lepongan Bulan ini tepatnya di dusun Limbong.
Sebuah perjalanan dengan waktu tempuh 2 jam 45 menit menyusuri bentang alam Toraja yang memikat, dari hamparan bukit dan sawah yang hijau Denpina, hingga pesona budaya dan panorama menghadirkan pengalaman wisata berbasis alam, tradisi, dan kearifan lokal yang autentik.
Sambutan hangat masyarakat dusun Limbong yang diwakili oleh Camat Denpina serta  suguhan menu khas Toraja, Ayam Burak dan hasil kerajinan tangan tikar berbahan utama tanaman tuyu menjadi penutup manis petualangan hari ini.

 

Berita Lainnya.

Semarak Toraja Highland Festival 2025 "Taste of Toraja"

Pembukaan Toraja Highland Festival tahun 2025, Kamis 11 Desember 2025 di gedung Art Center-Rantepao,  di...

Toraja Highland Festival 2025, Perpaduan Budaya, Alam, dan Tradisi

Sebagai daerah tujuan wisata unggulan di Sulawesi Selatan, Toraja—khususnya Toraja Utara—terus berupaya me...

Pergantian Pimpinan Disbudpar

Setelah kurang lebih 3 tahun berada di bawah kepemimpinan Bapak Matius Sampelalong, SE., M.Si., Kamis 27 November 2025 bertempat di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toraja Utara  ...

Penandatanganan Kerjasama "Kolaborasi Promosi Pariwisata " Toraja Utara dan Tana Toraja

Toraja, surga tersembunyi di jantung Katulistiwa, terdiri dari dua pemerintahan yaitu Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Toraja Utara. Meskipun secara administratif masing masing berdiri sendiri teta...