Ritual Lantang Pangan adalah salah satu prosesi adat unik dalam upacara kematian Rambu Solo' suku Toraja, Sulawesi Selatan, yang berfungsi sebagai simbol penghormatan terakhir bagi mereka yang meninggal saat masih muda (dikenal sebagai mate malolle) Dalam pelaksanaannya, ritual ini melibatkan arak-arakan miniatur rumah atau pondok pada malam hari oleh keluarga dan sahabat sambil melantunkan duka sebagai simbol solidaritas sosial, kebersamaan, dan identitas budaya Toraja, diiringi makanan, sirih, minuman, dan kembang api Miniatur rumah atau pondok yang dihias sedemikian rupa sehingga tampil menarik dan sangat indah penuh kerlap kerlip lampu menjadi simbol lantang pangngan, yang merupakan bagian penting dari prosesi pemakaman. . Perlu diketahui bahwa tidak semua orang yang meninggal muda mendapatkan ritual ini; hanya orang-orang tertentu atau dari strata sosial tertentu yang melaksanakannya, dan tradisi ini masih dilestarikan di beberapa daerah adat tertentu seperti wilayah Tallung Penanian di perbatasan Tana Toraja dan Toraja Utara. Meskipun terdapat beberapa adaptasi dalam ornamen, nilai dan makna kearifan lokalnya tetap dipertahankan.
Destinasi budaya Lainnya
Terdapat banyak destinasi budaya yang wajib dikunjungi
di Sulawesi Selatan